Senin, 12 November 2018

Mengenal 4 Jenis Kain Hijab

Mengenal 4 Jenis Kain Hijab

Wanita muslimah berkewajiban untuk menutup aurat dengan berhijab. Selain karena berhijab merupakan kewajiban, berhijab juga sebagai pelindung bagi wanita. Beruntungnya kini sudah banyak kreasi hijab yang secara tidak langsung juga membuat wanita yang sebelumnya belum berhijab menjadi tergerak untuk berhijab. Bukan hanya hijab polos, hijab motif dari print kain juga turut meramaikan pasar hijab.

Terdapat beberapa pilihan model hijab yang bisa kamu pilih. Ada hijab segi empat, hijab instant, hingga pashmina. Namun yang saat ini tengah booming di kalangan millenials adalah hijab segi empat polos maupun motif. Selain itu kain yang dijadikan hijab pun sangat bervariasi. Ada kain katun, kain sifon, kain wolvis, kain satin dan masih banyak lagi lainnya.

Mengenal Jenis-Jenis Kain Hijab

Seperti apa sih karakteristik dari jenis-jenis kain bahan hijab tersebut? Berikut ulasan lengkapnya. 

1. Kain wolvis

Nama lain dari kain wolvis adalah woolpeach. Wolvis terbuat dari bahan sutra, serat sintetis dan katun. Kain wolvis umumnya dijadikan bahan hijab dan gamis karena karakteristiknya yang ringan, adem, halus, tidak transparan dan terkesan jatuh. Selain itu, wolvis juga tidak terlihat berserat dan tidak mudah melar. 

2. Kain maxmara

Selain hijab berbahan kain wolvis, hijab dengan bahan maxmara juga digemari oleh kaum hawa. Selain teksturnya halus, kain ini juga memiliki tampilan yang sedikit glossy sehingga terkesan mewah. Jadi hijab dengan bahan ini bisa menjadi andalan untuk dikenakan ketika akan menghadiri acara yang sifatnya resmi.

Maxmara masih satu jenis dengan kain satin. Singkatnya, maxmara ini jenis satin yang paling lembut, halus dan terkesan jatuh. Keuntungan lainnya adalah kain ini tidak mudah kusut dan dingin ketika dipakai. Hijab berbahan maxmara ini umumnya hadir dengan motif-motif print kain yang cantik.

3. Kain crepe

Karakteristik dari kain crepe ini adalah teksturnya agak berpasir, lentur, dan tampak berkerut pada bagian permukaannya. Kendati terlihat berkerut, kain crepe ini akan terasa lembut saat dipegang. Kain crepe terbuat dari serat sutra asli, bahan sintetis, sutra buatan serta serat katun. 

Pada dasarnya kain crepe ini hampir mirip dengan kain diamond. Kain ini cukup tebal namun tidak kaku sehingga kamu tetap bisa nyaman saat memakainya. 

4. Kain satin velvet

Kain ini termasuk jenis kain poliester yang mana mempunyai tekstur permukaan kain yang lembut dan terkesan jatuh. Ya, tekstur kain satin velvet ini halus dan lebih tebal apabila dibandingkan dengan satin pada umumnya. Hijab dengan bahan ini tidak membuat kamu kegerahan ketika memakainya.

Kain satin velvet memiliki tampilan yang elegan dan mewah sehingga seringnya dipilih sebagai hijab untuk menghadiri pesta. Selain itu varian warna dan motif print kain yang tersedia sangat variatif.

Demikianlah 4 jenis kain yang paling sering dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan hijab. Setiap jenisnya memiliki keunggulan masing-masing. Jadi pastikan kamu memilih hijab yang bahannya paling nyaman dikenakan ya. Oia, apabila ingin memiliki hijab dengan desain ala kamu, kamu bisa meminta bantuan jasa print kain. Di sana kamu bisa custom kain dan motif sesuai keinginan.

0 komentar:

Posting Komentar